Lompat ke konten
Pelunasan KPR Dipercepat
angkita.com · Kalkulator Pelunasan KPR Dipercepat · dicetak

Kalkulator Pelunasan KPR Dipercepat

Simulasikan pelunasan sebagian KPR/KKB — bandingkan potong tenor vs potong angsuran, lihat penghematan bunganya, lengkap tabel amortisasi per tahun & bulan.

Anuitas standarDitinjau 20 Sep 2026
tahun
% / tahun

Dua cara melunasi sebagian KPR/KKB lebih cepat

Ketika kamu punya dana lebih dan ingin melunasi sebagian pokok KPR atau KKB sebelum jatuh tempo normal, bank biasanya menawarkan dua cara:

  1. Potong tenor — angsuran bulanan tetap sama seperti sebelumnya, tapi karena pokok berkurang lebih cepat, kreditmu lunas lebih awal dari jadwal semula.
  2. Potong angsuran — tenor tetap sama sampai akhir, tapi angsuran bulanan berikutnya dihitung ulang jadi lebih kecil karena pokoknya sudah berkurang.

Keduanya sama-sama mengurangi total bunga yang kamu bayar dibanding tidak melakukan pelunasan sebagian sama sekali — tapi besarnya penghematan berbeda jauh, dan kalkulator ini menghitung keduanya sekaligus supaya kamu bisa membandingkan langsung.

Kenapa potong tenor selalu menghemat bunga lebih banyak

Ini bukan kebetulan, tapi konsekuensi langsung dari cara bunga kredit dihitung: bunga setiap bulan dihitung dari sisa pokok yang belum dibayar. Dengan potong tenor, angsuran yang tetap sama itu melunasi pokok LEBIH CEPAT tiap bulannya (karena porsi bunga yang harus dibayar terus mengecil, sehingga porsi pokok dalam angsuran yang sama jadi membesar) — hasilnya, sisa pokok turun lebih cepat, dan bunga bulan-bulan berikutnya juga lebih kecil. Potong angsuran justru “melambatkan” laju pelunasan pokok karena bebanmu tiap bulan sengaja dikurangi, sehingga sisa pokok bertahan lebih lama dan total bunga yang terkumpul lebih besar dibanding opsi potong tenor.

Contoh perhitungan

Bayangkan KPR Rp 500.000.000 dengan bunga 8% per tahun, tenor 15 tahun (180 bulan), angsuran awal Rp 4.778.260/bulan. Tanpa pelunasan sebagian, total bunga yang dibayar sepanjang kredit adalah Rp 360.086.949.

Sekarang misalkan di tahun ke-3 kamu punya dana lebih dan melunasi sebagian Rp 50.000.000:

  • Potong tenor: angsuran tetap Rp 4.778.260/bulan, tapi kredit lunas dalam 155 bulan (bukan 180) — tenor memendek hampir 2 tahun. Total bunga turun jadi Rp 289.345.298, atau hemat Rp 70.741.651.
  • Potong angsuran: tenor tetap 180 bulan, tapi angsuran berikutnya turun jadi Rp 4.239.261/bulan. Total bunga turun jadi Rp 331.931.841, atau hemat Rp 28.155.108 — jauh lebih kecil dibanding potong tenor untuk jumlah pelunasan yang sama persis.

Kapan potong angsuran tetap masuk akal

Meski potong tenor lebih hemat secara total, potong angsuran punya kegunaan nyata: menurunkan beban bulanan bisa membebaskan arus kas untuk kebutuhan lain, dana darurat, atau cicilan lain yang juga perlu dilunasi. Kalau kondisi keuanganmu saat ini lebih butuh ruang bernapas bulanan daripada mengejar penghematan maksimal jangka panjang, potong angsuran bisa jadi pilihan yang lebih realistis — bukan berarti keliru, hanya prioritas yang berbeda.

Melunasi KPR atau menyimpan dana untuk keperluan lain?

Sebelum memutuskan melunasi sebagian, bandingkan dulu suku bunga KPR-mu dengan potensi imbal hasil bila dana itu diinvestasikan atau disimpan di tempat lain. Melunasi KPR pada dasarnya sama dengan “investasi” yang hasilnya setara suku bunga kreditmu — bila KPR-mu 8% per tahun, melunasinya lebih cepat secara efektif memberi “hasil” 8% per tahun (dari bunga yang tidak jadi kamu bayar), bebas risiko dan bebas pajak. Bandingkan ini dengan alternatif lain: kalau kamu yakin bisa mendapat imbal hasil investasi yang secara konsisten lebih tinggi dari suku bunga KPR-mu (dengan risiko yang kamu terima), menyimpan dana di instrumen itu bisa lebih menguntungkan secara matematis — meski melunasi utang tetap punya nilai psikologis “bebas cicilan” yang tidak selalu bisa diukur angka semata. Jangan lupa juga menyisihkan dana darurat sebelum memakai seluruh kelebihan dana untuk pelunasan sebagian — likuiditas tetap penting.

Yang perlu diperhatikan

Kalkulator ini murni menghitung anuitas dan tidak memasukkan biaya administrasi pelunasan sebagian, penalti pelunasan dipercepat (banyak bank mengenakan ini terutama di beberapa tahun pertama kredit), atau perubahan suku bunga yang mungkin berlaku di bank sesungguhnya. Sebelum memutuskan melunasi sebagian, tanyakan ke bank apakah ada biaya tersebut dan berapa besarnya — biaya itu bisa mengurangi, bahkan dalam kasus tertentu meniadakan, penghematan bunga yang kamu hitung di sini.

Pertanyaan umum

Potong tenor atau potong angsuran, mana yang lebih baik?

Kalau tujuanmu memaksimalkan penghematan bunga total, potong tenor selalu lebih menguntungkan — pada contoh di kalkulator ini, pelunasan Rp 50 juta di tahun ke-3 menghemat bunga Rp 70,7 juta dengan potong tenor, dibanding hanya Rp 28,2 juta dengan potong angsuran. Tapi kalau tujuanmu meringankan beban bulanan (misalnya karena cicilan terasa berat di tengah kebutuhan lain), potong angsuran lebih masuk akal meski penghematannya lebih kecil. Tidak ada jawaban tunggal — tergantung prioritasmu saat ini.

Apakah bank selalu mengizinkan memilih metode pelunasan sebagian?

Tidak selalu. Sebagian bank secara default menerapkan salah satu metode saja (paling sering potong tenor), dan sebagian lain baru menawarkan pilihan setelah kamu memintanya secara eksplisit saat mengajukan pelunasan sebagian. Tanyakan langsung ke bank atau baca perjanjian kreditmu — beberapa bank juga mengenakan biaya administrasi atau penalti untuk pelunasan sebagian di periode tertentu (biasanya beberapa tahun pertama).

Kenapa penghematan bunga saya di kalkulator ini berbeda dengan simulasi dari bank?

Kalkulator ini memakai rumus anuitas standar dengan pembulatan per baris — bank riil bisa menambahkan biaya administrasi pelunasan, penalti pelunasan dipercepat (biasanya berlaku beberapa tahun pertama), atau metode pembulatan yang sedikit berbeda. Angka di sini adalah estimasi murni dari pokok, bunga, dan pelunasan yang kamu masukkan; selalu cocokkan dengan simulasi resmi dari bank sebelum mengambil keputusan.

Apakah pelunasan sebagian bisa dilakukan lebih dari sekali?

Secara nyata, ya — banyak orang melakukan pelunasan sebagian berkali-kali sepanjang masa kredit. Kalkulator ini hanya mensimulasikan SATU kali pelunasan sebagian untuk menjaga hasilnya tetap mudah dibaca; untuk melihat efek pelunasan berulang, kamu bisa menjalankan kalkulator ini bertahap (memakai sisa pokok & sisa tenor hasil simulasi pertama sebagai masukan simulasi berikutnya).

Ditinjau oleh Pengelola Angkita · 20 Sep 2026
Hasil adalah estimasi berdasarkan regulasi yang dicantumkan, bukan nasihat pajak, hukum, atau keuangan. Selengkapnya .