Lompat ke konten
Surat Kuasa
angkita.com · Contoh Surat Kuasa · dicetak

Contoh Surat Kuasa

Isi identitas kedua pihak dan keperluannya, lalu unduh surat kuasa siap tanda tangan. Semua disusun di perangkatmu — tanpa akun, tanpa iklan.

KUHPerdata Pasal 1792Ditinjau 7 Okt 2026
Surat disusun di perangkatmu, tidak dikirim ke mana pun. Tidak ada akun dan tidak ada riwayat di server. Halaman ini juga tidak memuat skrip iklan.

Memuat jenis surat…

Kapan kamu butuh surat kuasa

Surat kuasa dipakai ketika kamu tidak bisa hadir sendiri untuk mengurus sesuatu dan ingin orang lain mewakilimu. Contoh paling umum: mengambil ijazah atau rapor, mengurus dokumen kependudukan, mencairkan atau mengurus rekening di bank, mengambil paket atau dokumen di kantor tertentu, atau mengurus administrasi kendaraan.

Dasar hukumnya ada di KUHPerdata. Pasal 1792 mendefinisikan pemberian kuasa sebagai persetujuan ketika seseorang memberikan kekuasaan kepada orang lain untuk menyelenggarakan suatu urusan atas namanya. Pasal 1793 menyebut kuasa bisa diberikan dengan akta umum, surat di bawah tangan, bahkan sepucuk surat atau lisan. Dalam praktik, instansi hampir selalu meminta bentuk tertulis agar jelas siapa memberi wewenang kepada siapa, untuk urusan apa.

Bagian-bagian surat kuasa

Template surat kuasa di halaman ini memuat bagian-bagian berikut:

  1. Judul “SURAT KUASA”.
  2. Tempat dan tanggal penandatanganan.
  3. Identitas pemberi kuasa — nama, NIK, dan alamat lengkap.
  4. Identitas penerima kuasa — nama, NIK, dan alamat lengkap orang yang diberi wewenang.
  5. Lingkup kuasa — kalimat “Khusus untuk …” yang menjelaskan urusan yang boleh diwakilkan.
  6. Pernyataan penutup — surat dibuat dengan sebenarnya, dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan.
  7. Tanda tangan pemberi kuasa.

Bagian lingkup kuasa adalah jantung surat. Menurut KUHPerdata Pasal 1795, kuasa bisa diberikan secara khusus untuk satu kepentingan tertentu atau lebih. Semakin jelas lingkupnya, semakin kecil kemungkinan surat ditolak petugas atau disalahgunakan.

Contoh surat kuasa pengambilan dokumen

Contoh ini memakai data fiktif. Rina Kusuma tidak bisa datang ke kampus dan memberi kuasa kepada Budi Santoso untuk mengambil ijazah aslinya.

SURAT KUASA

Bandung, 5 Oktober 2026

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Pemberi kuasa Nama: Rina Kusuma NIK: 3273010101900002 Alamat: Jl. Cendana No. 10, Bandung 40123

Dengan ini memberi kuasa kepada:

Penerima kuasa Nama: Budi Santoso NIK: 3273010101880001 Alamat: Jl. Kenanga No. 4, Bandung 40115

Khusus untuk mengambil ijazah asli atas nama Rina Kusuma di Bagian Akademik Universitas Contoh.

Demikian surat kuasa ini dibuat dengan sebenarnya, dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Hormat saya, Rina Kusuma Pemberi kuasa

Kolom “Keperluan pemberian kuasa” di formulir langsung menjadi lanjutan kalimat “Khusus untuk”. Tulis dengan huruf kecil di awal dan tanpa titik di akhir — titik sudah disediakan template.

Cara menulis lingkup kuasa yang jelas

Lingkup kuasa yang baik menjawab tiga pertanyaan: apa yang diurus, di mana, dan atas nama siapa atau dokumen apa. Bandingkan dua contoh berikut:

  • Kurang jelas: “mengurus keperluan di bank”.
  • Jelas: “mengurus penggantian buku tabungan yang hilang atas rekening nomor sekian di Bank ABC Cabang Bandung”.

Sebelum mencetak, tanyakan juga ke tempat tujuan dokumen pendukung apa yang perlu dibawa penerima kuasa. Umumnya yang diminta adalah surat kuasa asli, kartu identitas asli penerima kuasa, dan fotokopi kartu identitas pemberi kuasa. Mencetak dua rangkap — satu diserahkan, satu disimpan — juga memudahkan bila suatu saat ada pertanyaan tentang urusan yang diwakilkan.

Bila urusannya lebih dari satu, sebutkan satu per satu. Hindari kata-kata yang terlalu luas seperti “segala urusan”, karena petugas bisa menolaknya atau meminta surat kuasa yang lebih spesifik.

Kesalahan umum pada surat kuasa

  • NIK atau nama tidak sesuai kartu identitas. Petugas biasanya mencocokkan surat dengan KTP asli atau fotokopinya, jadi satu huruf berbeda pun bisa membuat surat ditolak.
  • Lupa melampirkan fotokopi KTP pemberi dan penerima kuasa, padahal hampir selalu diminta.
  • Lingkup kuasa terlalu umum atau tidak menyebut dokumen dan lokasinya.
  • Tanggal surat terlalu lama. Sebagian instansi hanya menerima surat kuasa yang dibuat dalam jangka waktu tertentu.
  • Tanda tangan berbeda dari tanda tangan di kartu identitas.

Privasi dan batasan

Surat kuasa memuat NIK dan alamat dua orang sekaligus. Karena itu halaman ini berprivasi ketat: isian tidak dikirim ke server, tidak ditulis ke URL, dan tidak ada skrip iklan. Draf hanya tersimpan di perangkatmu bila kamu menyalakan saklar “Simpan draf di perangkat ini”.

Template ini untuk urusan administrasi sehari-hari dan bukan nasihat hukum. Surat kuasa untuk perkara di pengadilan, jual beli properti, atau perbuatan hukum bernilai besar memiliki syarat yang lebih ketat — gunakan jasa advokat atau notaris untuk kebutuhan seperti itu.

Pertanyaan umum

Apa beda surat kuasa khusus dan surat kuasa umum?

Menurut KUHPerdata Pasal 1795, kuasa khusus hanya mengenai satu kepentingan tertentu atau lebih, sedangkan kuasa umum meliputi segala kepentingan pemberi kuasa. Template di halaman ini disusun sebagai kuasa khusus — lingkupnya ditulis jelas di kalimat "Khusus untuk ...". Bentuk ini paling sering diminta bank dan instansi karena wewenang penerima kuasa terbatas pada urusan yang disebut.

Apakah surat kuasa harus memakai materai?

Tidak semua surat kuasa memerlukan materai. Sebagian bank, sekolah, atau instansi memintanya untuk keperluan tertentu, sementara yang lain cukup dengan tanda tangan dan fotokopi kartu identitas kedua pihak. Karena syaratnya berbeda-beda, tanyakan dulu ke tempat tujuan sebelum mencetak dan menandatangani surat.

Apakah surat kuasa dari generator ini bisa dipakai untuk urusan di pengadilan atau jual beli tanah?

Sebaiknya tidak. Surat kuasa untuk beracara di pengadilan atau untuk perbuatan hukum tertentu seperti memindahtangankan tanah biasanya memiliki syarat bentuk dan isi yang lebih ketat, bahkan sering harus dibuat di hadapan pejabat tertentu. Template ini ditujukan untuk urusan administrasi sehari-hari; untuk urusan semacam itu, konsultasikan dengan advokat atau notaris.

Perlukah penerima kuasa ikut menandatangani?

Template ini menyediakan tanda tangan pemberi kuasa saja, mengikuti bentuk surat kuasa sederhana yang umum. KUHPerdata Pasal 1793 menyebut penerimaan kuasa dapat terjadi secara diam-diam dan disimpulkan dari pelaksanaannya. Meski begitu, banyak instansi meminta tanda tangan penerima kuasa juga; bila diminta, tambahkan kolom tanda tangan kedua di versi DOCX.

Dasar hukum:KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata) Pasal 1792 — pemberian kuasa adalah suatu persetujuan dengan mana seorang memberikan kekuasaan kepada orang lain, yang menerimanya, untuk dan atas namanya menyelenggarakan suatu urusanKUHPerdata Pasal 1793 — pemberian kuasa dapat dilakukan dengan akta umum, surat di bawah tangan, bahkan sepucuk surat atau lisan; penerimaannya dapat terjadi secara diam-diam dan disimpulkan dari pelaksanaannyaKUHPerdata Pasal 1795 — pemberian kuasa dapat dilakukan secara khusus, yaitu hanya mengenai satu kepentingan tertentu atau lebih, atau secara umum, yaitu meliputi segala kepentingan pemberi kuasaDitinjau oleh Pengelola Angkita · 7 Okt 2026